Jumat, 07 Maret 2014

My Holiday Activity

0 komentar
Pada kesempatan kali ini, aku mau sedikit berbagi mengenai aktivitas liburan semester ganjilku. 3 – 4 minggu di rumah, terkadang membuatku bingung mau melakukan aktivitas apa, selain kewajibanku yaitu bersih – bersih rumah, masak dsb. Berawal dari searching di internet aku menemukan berbagai resep cemilan yang belum pernah aku buat, tapi sering aku makan. Nah, mumpung masih di rumah dan semua bahan tersedia, akupun mulai mencoba resep tersebut satu persatu, apa saja eksperimennya, ini dia :

1.      Cilok
Makanan ini sering aku temui, entah di Sunmor, taman kuliner, depan FT dan di banyak tempat, membuatku penasaran bagaimana cara membuat makanan yang satu ini. Sebenarnya tidak terlalu sulit membuatnya, hanya membutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam membulat – bulatkan adonannya. Menurutku, cilok hampir sama dengan jajanan di waktu SD dulu yaitu ojek. Ada ojek yang bertekstur sama seperti cilok, kenyal, tapi ada juga yang mirip dengan bakso. Makanan tersebut menjadi salah satu makanan favorit anak – anak.

Nah, bagi ibu – ibu ataupun calon ibu bisa lho  membuatkan makanan yang satu itu untuk anaknya, selain lebih higienis, lebih bergizi juga karena bisa di mix dengan telur, udang, daging, atau ikan. Kalau begitu nggak khawatir lagi anak jajan sembarangan, karena Ibupun bisa membuatnya. J

Cilok buatanku 

Sabtu, 01 Maret 2014

Sepotong Puisi Kita

0 komentar
Saat bersih – bersih gudang di rumah, ga sengaja aku nemuin buku – buku SMPku dulu. Di dalam buku itu ada puisi yang pernah aku dan teman – temanku buat. Lucu sih dulu sempat nulis – nulis kayak gitu,hehe. Di kelas 9A (Akustik) rame- rame pada nulis tu puisi. Entah waktu itu apa yang melatar belakangi kita membuat puisi ini. yang jelas puisi ini menggambarkan  kesenjangan sosial.
nah, ini puisinya Check this Out


SAATNYA KITA BICARA

Seandainya…
Semua orang itu sama,
Sama – sama anak pejabat,
Sama – sama anak konglomerat
Tinggal di real estate
Daerah pemukiman elite
Hidup serba mewah
Mau pergi, makan…..
Tinggal panggil pelayan, minta uang? Ah, gampang
Tapi….. sayang….
Kita dilahirkan memang untuk menemui kodrat sebagai anak pas”an
Uang saku pas”an
Semua serba pas”an
Beli tempe satu aja pertimbangan
Rasanya………
Berat juga beban tanggungan orang tua kita
Beribu peluh, lelah dan keringat
Tidaklah cukup untuk memenuhi apa yang kita butuhkan
Bagi mereka yang berdompet tebal,
Hidup itu untuk memenuhi keinginan, bukan kebutuhan
Tapi bagi kita yang berdompet tipis,
Hidup itu untuk memenuhi kebutuhan bukan keinginan

                                                                FROM : KAMI YANG PEDULI


Akustik 9A

 

lumières étoiles Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template